»

Thursday, January 28, 2010

Bang Andro, makin eksis..

Udah beberapa minggu belakangan ini, Bang Andro makin menunjukkan 'eksistensi'nya. Kan selama ini kalo ngobrol selalu pake kata ganti " Bang Andro " buat dirinya sendiri, tuh. Nah akhir-akhir ini, kata ganti itu udah mulai berganti jadi " AKU ". Ibu nggak inget persis kapan mulainya. Yang jelas sekarang udah hampir selalu kata 'aku' dipake menggantikan 'Bang Andro'.
" Ihhhh...Dik Aura, jangan! Ini punyaKU...! "
atau:
" Bu, AKU mau pipiiiisss....."
atau:
" AKU mau bobo, ah..."
atau:
" Teh, (Teh Benur-red) AKU mau makan koko crunch...! "
Hmmm...sepertinya jagoan kecil Ibu yang satu ini sudah makin besar, makin sadar akan keberadaan dirinya, dan makin...eksis! ^_^

tambah besar, sehat selalu ya sayang...

Motor (impian) Ayah...

Akhir-akhir ini, Ayah tercinta lagi pengeeennn banget beli motor. Bukan motor sembarang motor. Beliau naksir berat ama yang namanya Ninja Kawasaki:
motor impian Ayah...Mau yang warna apa, sayang? ^_^

Nggak tanggung-tanggung, incerannya yang 250 cc. Kalo bisa malah yang 500 cc. (hah? emang ada gitu, yang CC-nya sebesar itu?-ibu nggak ngerti deh-). Kalo menurut Ibu sih, harga Si Ninja ini udah nggak masuk akal banget. 46,5 juta! Wekss!!  :P Uang sebanyak itu, cuma buat motor roda dua, yang kalo hujan kita kehujanan, kalo panas ya kepanasan? Hmm.. But honestly, emang kadang susah ya menyelami jalan pikiran laki-laki. Udah dikasih mobil yang (alhamdulillah) nyaman, eh..masih aja ngelirik motor orang... ;) Padahal kalo dipikir-pikir, sebagian besar kecelakaan di jalan sekarang adalah kecelakaan motor, lho. To be honest, emang sekarang jarang banget ketemu 'biker' yang punya 'manner'. Kebanyakan pada srudak sruduk semau sendiri gitu, deh. Pusing pokoknya liat cara orang naik motor sekarang.. (eh, tapi bukan berarti nggak ada biker yang sopan lho, yaaa..) Kadang Ibu senyum-senyum aja tuh kalo pas dijalan papasan ama motor (terutama ya si Ninja itu), mata Ayah langsung melotot (well, kadang cuma ngelirik-karena nggak enak hati ama Ibu-hehehe..) :D
Ibu cuma bisa geleng-geleng kepala plus senyum aja kalo udah gitu. Ayah, Ayah..orang yang naik motor aja pada ngelirik mereka-mereka yang naik mobil, nah ini yang udah duduk nyaman di dalam mobil malah ngiri.com ngeliat mereka yang panas-panasan naik motor. Hehehe... :)
" Motor itu kan buat kesenangan, Bu.."
" Ya tapi kan kalo panas ya kepanasan..nah pas hujan ya kehujanan.."
" Ya dipakenya kan nggak tiap hari. Kalo pas cuaca mendukung aja.." (hm, beneran gitu?)
" Lagian motor aja kok mahal gitu, sih? "
" Kan emang spesifikasinya oke banget, Bu.." (tetep aja Ibu gak ngerti kok bisa harga motor semahal itu..)
" Ibu sih nggak mau ah, naik motor. Apalagi kalo bawa Dik Aura ke daycare.."
" Ya kalo bawa Dik Aura nggak mungkin pake motor, sayang..."
" Nah terus kalo nggak dipake tiap hari, ngapain buang-buang uang sebanyak itu buat motor? Kalo mau beli motor, yang murah aja. Kalo perlu yang second.."
" Kalo Ninja (Kawasaki-red) kan buat seneng-seneng Ayah, Bu..."
Hmmm....
Dulu, kami emang pernah punya motor bebek. Tapi dijual ke temen Ayah karena sejak ada mobil tuh motor bebek otomatis nganggur sepanjang waktu sampe hampir karatan gara-gara nggak keurus. Ibu sih setuju-setuju aja beli motor, buat sekedar jalan dari rumah ke depan komplek, misalnya. Ato ke tempat-tempat yang nggak jauh dari rumah. Tapi  pengennya kalopun mau beli motor, ya beli yang biasa aja, gitu. Model bebek ato yang matic juga cukup. Tapi sekarang,  kalo udah liat Ayah yang mupeng banget liat motor besar itu, Ibu kasihan juga. Pengen langsung dibeliin~kalo Ibu punya uang sebanyak itu tentunya~hihihi..
Sabar ya, Ayah sayang...Impian Ayah dimasukkin wishlist kita dulu, deh. Realisasinya...? Hmmm...Kapan, ya? Sabar, sabar... ;)
until then, just be a good driver aja dulu, yaa... ;)

Wednesday, January 27, 2010

Intermezo...



Just for fun...

Sepasang suami istri sedang berada dalam mobil, menyusuri jalan dalam kota dan saling mendiamkan karena beberapa menit lalu mereka baru saja beradu argumen. Tak lama, mereka melewati sebuah areal persawahan dimana banyak terdapat kambing dan sapi yang sedang merumput. Si suami menunjuk ke kawanan kambing dan sapi itu sambil berkata sinis kepada sang istri:
" Saudara-saudaramu, tuh..!"
" Hmm..iya, saudara-saudara ipar..."

*** Oh, oh....;)

Seorang suami membacakan sebuah artikel kepada istrinya tentang banyaknya kata-kata yang diucapkan wanita per hari, yaitu 30.000 kata, sedangkan pria hanya mengucapkan 15.000 kata per hari. Sang istri menjawab, "Alasannya kenapa kami bicara 2 kali lebih banyak adalah karena ketika kami bicara pada pria, kami harus mengulang setiap apa yang kami ucapkan kepada mereka..."
Si Suami menoleh kepada si Istri dan bertanya,"Hah? Tadi barusan kamu bilang apa...?"

*** Dengan kata lain, karena pria itu telmi.

Suatu hari, seorang suami berkata kepada istrinya, "Aku nggak tahu, kenapa ya, kamu kok bisa begitu cantik tapi sekaligus begitu bodoh pada saat yang sama?"
Si Istri menjawab,"Biar aku jelasin, sayang. Tuhan menciptakan aku begitu cantik supaya kamu bisa jatuh cinta sama aku. Dan Dia menciptakan aku begitu bodoh supaya aku bisa jatuh cinta sama kamu..."

*** No comment!!!!

Sepasang suami istri baru saja bertengkar dan kini mereka sedang saling mendiamkan. Tiba-tiba si Suami menyadari bahwa dia membutuhkan istrinya untuk membangunkan dia besok pagi jam 5 karena dia harus mengejar pesawat untuk pergi ke sebuah pertemuan bisnis yang penting. Karena tidak mau jadi orang pertama yang memulai mengajak bicara (dan KALAH), si Suami menulis pesan di secarik kertas yang berbunyi,"Bangunkan aku besok pagi jam 5..." dan meletakkan kertas itu di tempat yang pasti ditemukan si Istri.

Ketika bangun keesokan paginya, si Suami terbangun dan ternyata saat itu sudah jam 9, sehingga dia ketinggalan pesawat. Marahlah si Suami. Pada saat si Suami hendak mencari istrinya untuk bertanya kenapa dia tidak dibangunkan, dia menemukan secarik kertas di atas tempat tidur yang berbunyi,
"Bangun! Sekarang sudah jam 5..."

*** Pria tidak dilengkapi dengan kemampuan berpikir seperti ini!


Rileks and Enjoy, Ayah sayang...
Just Intermezo kok... ^_^ 

* Peace mode on...*



Monday, January 25, 2010

Nge-Blog : Kenapa?

Beberapa waktu lalu ada beberapa temen di Facebook Ibu yang kirim pesan : " rajin banget bikin blog..."
Uhm, kalo dibilang rajin bikin blog, Ibu bilang kok, bukan rajin ya. Nah, trus apa..? Jawaban spontan Ibu : I-S-E-N-G...
Ya, Iseng! Dulu, pertama kali buka account di blogspot, itu karena emang Ibu lagi iseng-iseng aja manfaatin jaringan internet yang baru aja dipasang di ruangan kantor. Eh, iya... Ibu emang cuma online di kantor doang. Kenapa?
  1. Di rumah nggak ada kompi. Menurut Ibu, komputer di rumah bakalan makin 'menjauhkan' hubungan diantara anggota keluarga aja. Secara kami ketemu cuma pas malem-malem doang-itupun udah diseling ama nonton TV-
  2. Karena nggak ada kompi, otomatis nggak bisa pasang jaringan internet. Ayah sama Ibu pernah berdebat soal ini. Menurut Ayah, Bang Andro perlu belajar komputer sejak dari sekarang. Menurut Ibu, nggak perlu. Nanti kalo udah waktunya juga bakalan (insyaALLAH) cepet bisa. Pembelajaran tentang teknologi dan semacamnya bisa dilakukan kapan saja. Nilai-nilai luhur budi pekerti jauhhhh lebih urgent diajarkan dari sekarang daripada cuma sekedar belajar komputer;
  3. Komputer punya Ayah akhirnya diekspor ke Cirebon, buat dipake usaha sama tante Dewi. Jadi sampe sekarang kami bertahan tanpa komputer di rumah. Dan heyyy...kami baik-baik aja, tuh..;)
Back to the topic...Kalo dulu Ibu nulis hanya untuk sekedar iseng-iseng, sekarang baru deh Ibu ngerasain manfaatnya ngeblog:
  1. Punya diary keluarga-gratisan pula-yang bisa diakses kapan saja, dimana saja, ternyata sangat menyenangkan..
  2. Bisa tuker-tukeran cerita ama temen-temen dan sodara-sodara jauh yang nggak mungkin bisa ketemuan saban hari. Asyik banget, kan...
  3. Punya 'warisan' tak ternilai untuk Bang Andro dan Dik Aura. Apa lagi coba, hadiah terindah untuk mereka, selain cerita detail sehari-hari mereka sejak mereka bayi, batita, balita, anak-anak, remaja, dan (insyaALLAH) sampe mereka dewasa nanti? Absolutely no doubt..
  4. Bisa curhat tanpa disela dan diganggu-kecuali ama panggilan kerja-tentunya
  5. Buat obat penangkal stress kalo udah suntuk kerja....Hmmm...;)
Dan kalo sekarang ada beberapa teman lama dan sodara yang berkunjung ke KeluargaSefriyana trus kasih komentar-komentar yang positif, itu adalah reward untuk Ibu. Alhamdulillah...Tapi intinya, blog ini dibuat bukan untuk tujuan lain, selain untuk kepentingan pribadi semata, yaaaa... 
In fact, Ibu pengen banget lho, semua orang punya blog keluarga, biar tali silaturahmi bisa terjalin lebih baik. Betapa menyenangkan, bisa mengetahui apa yang dialami oleh keluarga teman or sodara kita yang nggak bisa kita temui tiap hari. Jadi serasa tetep ketemu and ngobrol saban hari, kan...
Hidup nge-blog! ;)

Giliran Ayah....:(

Gemes bener ya ama yang namanya penyakit. Muter-muter kesana-sini, menclok sana-menclok sini seenak sendiri, bikin geregetan...
Jadi bulan ini akhirnya semua anggota KeluargaSefriyana ngerasain yang namanya sakit. Pertama Dik Aura, trus Ibu, trus Bang Andro, dan sekarang Ayah tercinta. Huhuhu....:(
Ayah tuh udah mulai ngeluh nggak enak badan dari hari Sabtu kemaren. Tapi berhubung hari libur, dan kasihan ama Bang Andro karena udah seminggu lebih ngendon terus di rumah, akhirnya hari Sabtu dibela-belain jalan-jalan juga. Nggak jauh sih, cuma ke Carrefour. Tapi pas menuju perjalanan pulang, si hitam tunggangan kami kehujanan, jadi begitu sampe rumah Ayah langsung nyuci si hitam itu. (Ibu sempet manyun, tuh..) Lha wong baru pulang, masih capek, diluar hujan pula, kok ya sempat-sempatnya nyuci mobil...? Tapi ya itu deh..si Ayah. Beliau emang cinta berat ama tunggangan kami.
" Kasihan, Bu..Kalo habis kehujanan, mobil tuh harus segera dicuci..." (lha, emang besok nggak bisa, ya? Hmmm...)
Trus besoknya hari Minggu, Bang Andro nagih jalan-jalan lagi. Bukan Ayah sama Ibu namanya, kalo bisa nolak permintaan si boss kecil ini..hehehe..Dibujuk-bujuk, akhirnya  Bang Andro mau juga diajak main ke Timezone yang paling deket rumah, biar Ayah nggak kecapekan. Tapi ya namanya juga Bang Andro, mana bisa main ke mall sebentar..? Nah minggu sore sampe malem, baru deh, Ayah tepar...:( Ibu pijitin ama Vicks Vaperub, katanya sih jadi agak mendingan. Tapi tadi pagi masih keliatan masih lemes, tuh. Kasihan Ayah. Hmmm...beratnya kalo salah satu 'kaki meja' lagi rapuh...

Get well soon, dear...We love U full..

Gelanggang Renang Lanud Sulaiman..

Ini adalah salah satu tempat berenang favorit KeluargaSefriyana. Namanya Gelanggang Renang Landasan Udara (Lanud) Sulaiman. Letaknya di daerah Kopo sana. Jadi sebenernya lumayan jauh juga dari rumah. Kenapa favorit?
1. Air dan kamar mandinya lumayan bersih;
2. Tempatnya luas, kolamnya ada 4 biji, ada perosotan dan air mancurnya;
3. Parkir gampang;
4.Tempat yang bersejarah, karena ini adalah tempat Ayah tercinta ngelatih Ibu renang..;)
Sayangnya:
1. Tempatnya jauh dari rumah, mesti lewatin Pasar Sayati yang macetnya parah;
2. Nggak ada air panasnya.

Bang Andro sih udah beberapa kali berenang disini. Kalo Dik Aura, baru hari Minggu (17 Januari) kemaren main kesini. Anak-anak seneng banget, walopun nggak bisa lama-lama di air karena angin yang super gede bikin kedinginan...

masih pagi, masih sepi..;)

Bang Andro, seneng bener ketemu air..;)

berempat..^_^ 
By the way, perasaan Ibu punya stok foto-foto pas dulu renang disini, deh. Pada kemana, yaaa...Ngilang nggak tahu rimbanya, nih..
Renang yang terakhir kemaren sebenernya lumayan sukses, jalanan lancar jadi gak sempat ngalamin BT gara-gara macet. Sayangnya, abis berenang Bang Andro langsung masuk angin...jadi berkurang deh, 'kualitas' suksesnya. Hehehe..
Well, kalo kapan-kapan renang lagi, jangan sampe masuk angin lagi ya, sayang..

 




Friday, January 22, 2010

Aurora, gadis kecil kami...

Lain dengan Bang Andro yang sekarang lagi susah makan gara-gara gak enak body, adik tersayangnya~Aurora~justru lagi enjoy banget ama yang namanya makan. Wah, surprise banget, deh. Jadi sejak sembuh dari sakit minggu lalu, Dik Aura mendadak jadi doyaaannnn banget makan. Pokoknya, bangun tidur langsung: "mamam, mamam.." (sambil nunjuk makanan yang ada di meja makan), trus di jalan menuju daycare: "mamam, mamam.." (sambil nunjuk bekal makanan yang disimpen di kursi belakang), trus begitu sampe daycare: "mamam, mamam.." (sambil nunjuk bekal makanan yang baru aja ditaruh di kursi depan daycare), trus sepanjang pagi sampe sore, kata Bu Sri-pengasuhnya-Dik Aura juga maunya makaaannnn mulu. Makanan apa aja dimakan. Nasi, roti, sop, chicken nugget made in Ibu, mie goreng, biskuit, tahu dan tempe goreng, cereal kayak corn flake ama koko crunch, bahkan bala-bala (bakwan-red). Belum cemilan-cemilan lainnya, (kadang minta jatah makanannya mas Boy-sohibnya di daycare-juga, hihihi...) belum lagi kalo disuruh minum susu UHT ato jus pake sedotan. Wuihh, semangat banget dah..:)

Hebaaattt....Ayah Ibu seneng banget liatnya. Eh, tapi katanya nih...sebenernya, kalo anak lagi doyan makan, jangan di'rasani'. Nanti (katanya) malah jadi sakit. Well, can't totally doubt it, sih... Soale Ibu juga udah beberapa kali ngalamin sendiri. Entah Bang Andro, entah Dik Aura. Kalo lagi seneng makan trus kita komentarin, (seringnya) langsung jatuh sakit. Nggak tahu tuh, kok bisa gitu ya...
Tapi yang namanya orangtua, pastinya seneng banget kalo anaknya doyan makan. Apalagi Ibu, yang dari dulu emang keobsesi Bang Andro ama Dik Aura mau makan apa aja dan nggak jadi picky eater kayak ibunya. Hehehe.. Yah, mudah-mudahan dari sekarang Dik Aura nggak akan sakit-sakit lagi, tetep seneng makan dan minum, pokoknya mamam, mamam, dan mamam terus ya, Dik...^_^


  sehat selalu ya, sayang....